Pengobatan Alternatif, “Mengobati Berbagai Macam Keluhan Penyakit” Udin Sanggili : Transfer Do’a Melalui Handphone Atas Izin Allah SWT

Infakta.com – Tangerang – Pengobatan Alternatif , menyatakan pengobatan alternatif merupakan pengobatan non konvensional yang ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang meliputi berbagai upaya seperti promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Upaya tersebut diperoleh melalui pendidikan terstruktur dengan kualitas, keamanan dan efektivitas yang tinggi berlandaskan ilmu pengetahuan biomedik tapi belum diterima dalam kedokteran secara umum.

Pengobatan alternatif merupakan suatu bentuk pengobatan kesehatan yang menggunakan cara, alat, atau bahan yang tidak termasuk dalam standard pengobatan medis. Pengobatan ini dalam dunia medis dikenal dengan sebutan Complementary and Alternative Medicines (CAMs) atau pengobatan pelengkap dan alternatif.


Maksudnya, pengobatan alternatif dalam dunia medis dapat digunakan sebagai pelengkap atau pendamping dari pengobatan medis, dan dengan pertimbangan tertentu. Senada dengan pendapat di atas, Direktorat Kesehatan Tradisional Indonesia

menyatakan, pengobatan alternatif adalah bentuk pelayanan pengobatan yang menggunakan cara, alat, bahan, dan pendekatan yang tidak termasuk ke dalam pengobatan modern yang menggunakan peralatan canggih, baik di dalam tubuh maupun di luar tubuh.

Pengobatan alternatif sudah dipercayai turun temurun dalam jangka waktu yang lama di masyarakat. Kekuatan-kekuatan spiritual, kekuatan jiwa, energi positif, pengobatan

dengan do’a, dan pengobatan menggunakan ramuan tanaman herbal telah berkembang dan dipercayai dapat mengobati berbagai penyakit dan dirasakan sesuai pengalaman masyarakat secara langsung. Menurut Islam, pengobatan alternatif merupakan bentuk pengobatan yang dilakukan berdasarkan pendekatan perawatan selain perawatan oleh rumah sakit, klinik dan pusat pengobatan modern lainnya.

Pengobatan dalam Islam merupakan suatu usaha untuk mengobati penyakit sesuai dengan cara-cara yang dicontohkan oleh Islam. Hal ini seperti telah dicantumkan dalam Al-Quran surah An-Nahl ayat 89, yaitu:

وَيَوْمَ نَبْعَثُ فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ شَهِيْدًا عَلَيْهِمْ مِّنْ اَنْفُسِهِمْ وَجِئْنَا بِكَ شَهِيْدًا عَلٰى هٰٓؤُلَاۤءِۗ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ 

(89). Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami bangkitkan pada setiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan engkau (Muhammad) menjadi saksi atas mereka.

Dan Kami turunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang yang berserah diri (Muslim).

Selain itu, pengobatan dalam Islam meliputi pula pengobatan dengan doa. Hal ini sebagaimana dikatakan dalam hadits, yaitu:

عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعَوِّذُ بَعْضَ أَهْلِهِ يَمْسَحُ بِيَدِهِ الْيُمْنَى وَيَقُولُ اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَأْسَ اِشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءٌ لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا(صحيح البخاري ، رقم ٥٣٠٢)

Dari Masruq, dari Aisyah, bahkan Nabi SAW mengobati sebagian keluarganya. Beliau mengusap dengan tangannya yang kanan seraya berdo’a (yang artinya). “Ya Allah SWT Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah dia. Karena Engkau adalah Dzat yang dapat menyembuhkan, tidak ada kesembuhan (yang hakiki) selain kesembuhan dari-Mu. Dengan kesembuhan yang tidak akan berlanjut dengan kekambuhan.” (Shahih al-Bukhari, [5302])

Dengan Hadits yang lain dijelaskan:

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ أَنَّهُ شَكَا إِلَى رَسُوْلِ للهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجْعًا يَجِدُهُ مُنْذُ أَسْلَمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِى تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِسْمِ اللهِ ثَلاَثًا وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّمَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (صحيح مسلم ، رقم ٤٠٨٢)

Dari ‘Ustman bin Abi al-Ash bahwa beliau mengadu pada Nabi SAW tentang penyakit yang ia derita sejak masuk Islam. Nabi SAW kemudian bersabda “Letakkan tanganmu di anggota badanmu yang sakit. Lalu bacalah basmalah tiga kali, dan bacalah

أَعُوْذُبِعِزَّةِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّمَا أَجِدُوَأُحَاذِرُ (Aku

berlindung kepada Allah SWT dari keburukan apa yang aku rasakan dan aku takutkan) sebanyak tujuh kali.” (Shahih Muslim [4082])

Dari ayat dan hadits tersebut diketahui, pengobatan dalam Islam meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan kesembuhan penyakit dengan cara-cara yang benar sesuai ajaran Islam dan terdapat dalam ayat-ayat Al-Quran dan do’a-do’a.

Pengobatan alternatif merupakan sebuah upaya melakukan terapi spiritual dengan pendekatan agama. Tidak jauh berbeda dengan hal di atas, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pengobatan alternatif sebagai pengobatan yang dilakukan melalui terapi spiritual atau melalui obat-obatan herbal dan lain-lain yang tidak digunakan oleh pengobatan rumah sakit dan institusi kesehatan lainnya.

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan di atas maka yang dimaksud dengan pengobatan alternatif adalah pengobatan yang dilakukan melalui pendekatan non medis, selain rumah sakit baik caranya, bahan, maupun alat-alat yang digunakan.

Pengobatan dalam Islam merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk pengobatan suatu penyakit menurut cara-cara yang sesuai dengan ajaran Islam yang terdapat dalam Al-Quran.

MEDIA PENGOBATAN ALTERNATIF

Media artinya alat atau sarana untuk menyampaikan sesuatu, atau alat sebagai perantara. Pengobatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya sebuah proses mengobati penyakit. Obat itu sendiri artinya bahan untuk mengurangi, menghilangkan, atau menyembuhkan penyakit.

Dari pengertian ini, diketahui bahwa media pengobatan adalah suatu bahan, alat, atau perantara yang digunakan untuk proses mengobati penyakit pasien. Media pengobatan merupakan alat berupa benda atau non benda yang digunakan dalam proses mengobati penyakit yang diderita oleh pasien. Melalui media tertentu, suatu proses pengobatan dapat berjalan dengan lancar. Media yang digunakan dalam pengobatan alternatif tergantung pada jenis pengobatan itu sendiri.

  1. Media kekuatan jiwa, yaitu penggunaan kekuatan-kekuatan yang dimilliki oleh seorang pasien untuk distimulasi, dibangkitkan agar muncul kekebalan dalam tubuhnya untuk menghilangkan penyakitnya. Misalnya dengan menstimulus kekuatan energi positif dalam melawan penyakit
  2. Media material bumi, yaitu penggunaan material bumi sebagai media dalam pengobatan suatu penyakit. Misalnya menggunakan air untuk mengobati penyakit. Media terapi, yaitu pengobatan dengan menggunakan terapi dalam menyembuhkan pasien. Misalnya terapi air putih dan doa.

Berdasarkan uraian tersebut di atas, diketahui bahwa media pengobatan adalah suatu bahan, alat, atau perantara yang digunakan dalam proses untuk mengobati suatu penyakit yang diderita oleh pasien.

Media dalam pengobatan alternatif bermacam-macam bentuk tergantung pada jenis pengobatan yang digunakan.

Pengobatan alternatif dalam Islam dilakukan dengan menggunakan media do’a-do’a sesuai dengan ajaran Allah Swt.

Dari uraian tersebut diketahui bahwa faktor yang menjadi alasan pemilihan pengobatan alternatif adalah faktor ekonomi, budaya, psikologis, pribadi masyarakat, sosial, dan pengetahuan. Alasan-alasan ini pada hakikatnya tergantung pada perilakunya dalam memutuskan memilih pengobatan alternatif tertentu. Perilaku kesehatan itu sendiri merupakan bagian dari stimulus yang terdiri dari sakit dan penyakit, sistem pelayanan kesehatan dan lingkungan sehingga seseorang memutuskan untuk berobat.

Pengobatan Alternatif, "Mengobati Berbagai Macam Keluhan Penyakit" Udin Sanggili : Transfer Do'a Melalui Handphone Atas Izin Allah SWT
Pengobatan Alternatif, “Mengobati Berbagai Macam Keluhan Penyakit” Udin Sanggili 

Pengobatan alternatif memiliki manfaat yaitu mengurangi stres dan kecemasan karena tidak kepastian penyakit, biaya rendah, menyenangkan dan penguatan serta keterlibatan pasien dalam penanganan penyakitnya.

Manfaat ini juga menjadi alasan orang memilih pengobatan alternatif. Stres akan dialami oleh orang yang menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh, sehingga mencoba untuk mencari jalan lain selain medis.

  1. Ekonomi;
  2. budaya;
  3. psikologis;
  4. pribadi masyarakat;
  5. sosial; dan
  6. pengetahuan.

Biaya yang digunakan dalam pengobatan medis relatif lebih besar daripada pengobatan alternatif, sehingga menjadi pilihan bagi masyarakat. Begitu pula dengan situasi dalam pengobatan alternatif tidak sesumpek di rumah sakit, sehingga dianggap lebih menyenangkan untuk dipilih.

Berdasarkan uraian tersebut di atas diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih pengobatan alternatif adalah faktor ekonomi, budaya, psikologis, pribadi masyarakat, sosial dan pengetahuan. Selain itu, terdapat pula faktor-faktor keluarga, pengalaman pribadi, biaya pengobatan, metode penyembuhan yang sederhana, dan kesembuhan yang cepat sesuai dengan bentuk penyakit yang dideritanya. Secara umum, faktor tersebut dikelompokkan kepada faktor internal dan eksternal. Kedua faktor tersebut menjadi alasan individu dalam masyarakat memilih jalan alternatif dalam memilih tempat dan cara pengobatan penyakit yang dideritanya.

Tanpa berlama-lama dan panjang lebar, disini penulis ingin berbagi kepada saudara-saudara yg memiliki keluhan atau penyakit yang tak kunjung sembuh dari berbagai macam penyakit sehingga membuat stres.

https://youtu.be/G6aNERLxB8I

Berikut terapi pengobatan bisa lewat Transfer Handphone insya Allah sembuh atas ijin Allah hanya menunggu beberapa menit kecuali penyakit parah bisa didatangi atau pasien yang datang tergantung pasien.

Jenis Penyakit

mata min dan plus, santet bisa hadirkan langsung yang santetnya saat itu juga hadir yang santet bisa di buktikan langsung jika kena santet atau teluh dan sihir.

Lumpuh, stroke, tergantung penyakit ada pengaruh dari darah atau juga dari pengaruh aura negatif, seperti dari rumah tusuk sate dan ada juga pengaruh kiriman tergantung dari penyakit.

Sakit gigi

Keseleo

Patah tulang

Asam urat

Lambung

Sesak nafas, Dan Intinya semua penyakit, hanya saja penyakit bawaan lahir yang tidak bisa.

Berikut Alamat yang dapat dituju ;

Kp. Bojong Rt. 003, Rw. 001. No.92

Kel/Des.  : Bojong

Kec          : Cikupa

Kab         : Tangerang

Kontak

No Hp : +62 812 – 8294 – 9057

Bpk : UDIN SANGGILI

 

rdahmadsyarif