Berita  

Wabup Budiman resmikan BCC, Sarana Pendukung Destinasi Wisata Sungai Malili

wabup-budiman-resmikan-bcc,-sarana-pendukung-destinasi-wisata-sungai-malili

Liputan4.com, Luwu Timur- Untuk mendukung pengembangan destinasi wisata Sungai Malili, Wakil Bupati Luwu Timur, H. Budiman meresmikan Baruga Collaboration Center (BCC) dan Lapangan Futsal Desa Balantang, Kecamatan Malili, Kamis (11/03/2021). Peresmian BCC juga di hadiri Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin, Kepala OPD, Camat Malili, Nur Saifullah, Manajemen PT. Vale Indonesia, dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).

Baruga Collaboration Center merupakan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) PT. Vale Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang telah menunjukan adanya kolaborasi dan sinegritas bersama dalam mewujudkan program pembangunan yang bekelanjutan.


Direktur BUMDesma, Nurlinda mengatakan, kehadiran BCC ini dapat menjadi icon baru penunjang destinasi wisata sungai Kota Malili yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Dijelaskannya, di area BCC ini terdapat 18 gerobak, 5 lapak serta 1 fasilitas ruang rapat di lantai 2, dan model pengelolaannya adalah food court atau kasir satu pintu.

Lanjut Nurlinda, fasilitas BCC ini masih banyak membutuhkan biaya untuk pembenahan. Apalagi pengelola belum mampu berbuat maksimal karena pemasukan belum ada.

“Fasilitas kebutuhan yang kami harapkan antara lain, Internet sebagai layanan publik untuk menunjang program kami kedepan tentang edukasi, fasilitas ruang meeting sesuai dengan program pengelolalaan aula rapat, serta kantor Bumdesma karena belum safety,” tukasnya.

Wabup Budiman dalam sambutannya berharap agar fasilitas publik yang telah diresmikan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik. Ia juga berharap masyarakat yang ada di sekitar objek atau tempat wisata dapat mendukung penuh sarana pengembangan wisata sungai Malili ini.

“Patut menjadi perhatian kita semua bahwa keterlibatan semua pihak sangat penting dalam menunjang pengembangan potensi wisata lokal menjadi potensi ekonomi yang kompetitif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain Pemerintah, kata Budiman, pihak swasta maupun masyarakat, merupakan stakeholder yang mempunyai kepentingan bersama diharapkan saling bersinergi memajukan pembangunan Kabupaten Luwu Timur.

“Dalam mempercepat laju pembangunan sektor pariwisata di daerah ini, masih dihadapkan pada beberapa masalah, mulai dari terbatasnya sarana dan prasarana infrastruktur penopang pariwisata, hingga masih minimnya investor atau pihak swasta yang tertarik untuk menanamkan investasinya di bidang wisata ini,” jelasnya.

Budiman juga berpesan terkait protokol kesehatan. Ia mengingatkan agar masyarakat jangan abaikan protokol kesehatan.

“Mari kita tetap beraktivitas rutin namun tetap melaksanakan protokol kesehatan. Insyah Allah, program vaksinasi covid-19 masih tetap berjalan, saya harapkan dukungan semua masyarakat agar program vaksinasi bisa berjalan tanpa ada kendala. Vaksin covid-19 aman, sehat, dan halal,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)