Berita  

Ketua DPW Badak Banten: Banten Butuh Sosok Alternatif Diluar Dinasti

ketua-dpw-badak-banten:-banten-butuh-sosok-alternatif-diluar-dinasti

Liputan4.com Serang-Tinggal beberapa bulan lagi, tampuk kepemimpinan WH-Andika akan berakhir. Pada momen inilah, proses politik untuk menghadapi Pilgub Banten pada 2024 nanti akan dimulai. Beragam kemungkinan dalam politik, selalu sulit ditebak, bahkan bisa perdetik keputusan politik bisa terjadi. Sabtu 26 Juni 2021

Aziz Hakim Ketua DPW Badak Banten angkat bicara, dalam tulisannya yang dikirimkan ke Liputan4.com, Pilgub Banten, selalu melekat dengan dinasti politik. Hampir setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Banten distribusi politik hanya dikuasai oleh satu keluarga beserta kliennya. Itu tidak dapat disanggah lagi, sudah bukan lagi rahasia umum. Sejak era desentralisasi, banyak daerah di Indonesia melahirkan raja-raja kecil di daerah.


“Salah satunya adalah di Banten. Semisal bicara Lebak, lekat dengan dinasti Jaya Baya. Bicara Pandeglang, lekat dengan dinasti Dimyati. Bicara Tangerang misalnya, Lekat dengan dinasti Atut, begitupun dengan Serang. Jadi bisa dikatakan, bahwa Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten itu dikuasai oleh dinasti politik.

Lanjut Aziz dalam tulisannya, Secara konstitusi, memang tidak bertentangan, akan tetapi dalam pendekatan demokrasi, ini merupakan kemunduran, jika distribusi politik-ekonomi hanya dikuasai oleh segelintir orang saja.
Berangkat dari itu, maka saya menilai. Bahwa Banten membutuhkan sosok pemimpin diluar dinasti tersebut. Kenapa demikian?

“Pertama, Dinasti politik merupakan kemunduran dari demokrasi yang kita sudah anut sejak zaman dulu. Karena pada hakikatnya, bicara demokrasi prosedural (pemilu) dimaksudkan adanya estapet pergantian kepemimpinan.Politik di Banten. Jangan jadi politik tidak bergulir hanya dilingkungan itu-itu saja,

“Kedua, dari beberapa bakal calon Gubernur Banten yang akan datang, yang berasal dari dinasti di Kabupaten maupun Kota. seperti Andika, Dimyati, atau Iti Jaya Baya, ketiga-tiganya tidak ada nampak hidung turut mengomentari sebagai tanggungjawab moral pada beberapa kasus korupsi di Banten. terus tiba-tiba mereka digadang-gadang akan menjadi Gubernur, mendingan Ngaca deh. Kaya kemarin misalkan, kasus korupsi yang terjadi di Banten semua kritik mengarah ke WH. Secara hitungan politik, Andika diuntungkan dalam momentum ini, elektabilitasnya menanjak karena luput dari kritik. Dan ga ada juga turut berkomentar terkait kasus korupsi di Banten, ya minimal ungkapan moral. Ini kan ga ada, jadi seolah-olah para bakal calon Gubernur Banten ini acuh saja dengan perilaku korupsi.

“Jadi, untuk itu saya berpendapat bahwa Banten yang akan datang membutuhkan calon alternatif yang tidak berkait dengan keluarga dinasti di Banten. Dan saya rasa ini akan menjadi momentum Banten ke arah yang lebih baik lagi.(Hs)

Berita dengan Judul: Ketua DPW Badak Banten: Banten Butuh Sosok Alternatif Diluar Dinasti pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com oleh Reporter : L4Banten