Berita  

Kerap Sindir Partai Golkar, LPSU Sebut Gubsu Edy Tidak Bermartabat

kerap-sindir-partai-golkar,-lpsu-sebut-gubsu-edy-tidak-bermartabat

 

Sumut Liputan4.Com – MEDAN, Lembaga Peduli Sumatera Utara (LPSU) menyoroti sikap Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, yang kembali menyindir Partai Golkar dalam setiap kesempatan. Orang nomor satu di Sumatera Utara ini pun dinilai tak bermartabat.


Ketua Umum LPSU Canra Muda Pulungan menyayangkan sikap Edy yang suka menyindir partai politik, terutama yang dianggap berseberangan dengan kebijakannya. Sebab, sebagai Pembina Partai Politik di Sumatera Utara, harusnya Edy menunjukkan sikap yang dapat menjadi panutan bagi masyarakat.

“Seharusnya Bapak Gubernur Sumatra Utara menjadi teladan, bukan malah sebaliknya. Tak elok rasanya kalau Pak Edy yang menginginkan Sumatera Utara yang damai, justru kerap memunculkan bahasa-bahasa perpecahan,” ucap Canra, merespon sindiran Edy Rahmayadi kepada Partai Golkar saat menghadiri kegiatan Partai Gerindra, Sabtu (19/11/22).

Di samping itu, kontestasi Pemilu yang masih relatif lama lagi pelaksanaannya, Canra berharap tokoh-tokoh di Sumatera Utara ini tidak terburu-buru untuk memunculkan gerakan-gerakan politik, yang akhirnya akan berdampak buruk bagi Sumatra Utara.

“Kan Bapak Gubernur sendiri yang ingin menjadikan Sumatra Utara bermartabat. Lantas untuk apa Sumut Bermartabat yang sudah susah payah dibangun di awal-awal kepemimpinnya harus dihancurkan dengan sikap -sikap yang justru tidak bermartabat oleh beliau sendiri di akhir masa jabatan sebagai gubernur,” tandas Canra.

Ia pun menyarankan kepada Gubsu Edy, agar tidak terlalu mengurusi persoalan-persoalan politik yang masih belum jelas pelaksanaannya.

“Karena masyarakat akan menilai keberpihakan Edy sebagai Gubernur, apakah memikirkan masyarakatnya atau justru sibuk mengurus partai politik,” tandas Canra.(Abdi)

Berita dengan Judul: Kerap Sindir Partai Golkar, LPSU Sebut Gubsu Edy Tidak Bermartabat pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com. oleh Reporter : Abdi Sumarno