Berita  

Bukan Hanya Batu, Ada Keris Kuno di Pasar Rawa Bening

JAKARTA-Kalau kita mendengar Pasar Rawa Bening atau Jakarta Gems Centre, pasti yang ada dipikiran kita adalah berbagai jenis batu akik atau permata yang begitu indah dan banyak dijual di pasar yang dikenal sebagai pusat batu akik di Indonesia ini.

Tapi siapa sangka, di pasar yang berada di segitiga emas Jatinegara Jakarta Timur ini juga terdapat berbagai jenis keris kuno asli peninggalan zaman kerajaan dahulu yang ada di Indonesia.


Bagi anda penggemar benda kuno, atau pusaka seperti keris, Pasar Rawa Bening Jatinegara cocok sebagai lokasi perburuan anda untuk mencari benda tersebut.

Di beberapa kios seperti yang berada di lantai 1 pasar, terdapat pedagang yang menjual berbagai jenis keris dan senjata zaman dahulu seperti tombak, golok yang terbilang cukup langka.

Seperti di kios DJ Colection milik Daniel yang berada di lantai 1. Disini dijual ratusan jenis senjata kuno seperti keris dan lainnya. Keris – keris dengan berbagai bentuk tersebut, merupakan asli peninggalan zaman kerajaan seperti Majapahit, Sriwijaya, Pajajaran dan sebagainya.

Keris – keris disini semua awalnya milik Daniel, yang dikoleksinya sejak 15 tahun lalu saat dia bekerja pabrik. Sebagai penggemar keris, dia memperolehnya dari perburuannya ke berbagai daerah atau membelinya dari kawan.

Setelah pensiun bekerja, iapun ingin menjual ratusan keris miliknya, karenanya ia membuka kios di Pasar Rawa Bening.

Harga jual kerisnya sendiri ia mengaku tidak mematok harga. Menurutnya tergantung dari orang yang membelinya.

“Kalau yang membelinya, baru menyukai keris saya biasanya tidak mematok harga tinggi, supaya orang itu tidak kapok dan terus mengkoleksi keris. Tapi sebaliknya, kalau yang membeli sudah lama menggemari keris, harganya tentu beda lagi. Tapi intinya saya jual diatas harga Rp 2 juta,”tuturnya.

Selain dapat membeli keris, Daniel juga memberikan kesempatan kepada pembelinya, atau yang datang untuk bertanya – tanya seputar sejarah keris.

“Saya biasanya suka berdiskusi dengan para pembeli yang datang seputar keris. Biar mereka juga betah datang kesini,”ujar Daniel.

Sebagai pedagang di Pasar Rawa Bening, Daniel juga berharap di pasar ini diadakan semacam pameran keris, agar masyarakat dapat lebih lagi sejarah dan budaya keris yang ada di Indonesia. “Sekaligus juga memperkenalkan Pasar ini sebagai pasar benda bersejarah,”tandasnya.